Dipimpin Oleh Suhardi Can Golkar Sijunjung Targetkan Raih 7 Kursi di Pileg 2019

Andi Suyatno

Dipimpin Oleh Suhardi Can Golkar Sijunjung Targetkan Raih 7 Kursi di Pileg 2019

Sumaterazine – Hendra Irwan Rahim Ketua DPD I Golkar Sumbar menyerahkan bendera pataka DPD Golkar Kabupaten Sijunjung Pada Suhardi Can. Suhardi Can terpilih Sebagai Ketua DPD Golkar Sijunjung hasil Musda Lanjutan di Padang

Baca juga : Suhardi Chan Terpilih Secara Aklamasi Jadi Ketua DPD Golkar Sijunjung

Suhardi Can pernah ditawari menjadi pengurus di DPP Golkar,namun secara halus tawaran tersebut ditolak.
“Biarlah membesarkan Partai Golkar di Sumbar saja,khususnya Kabupaten Sijunjung,”kata Suhardi Can.
Musda lanjutan DPD Golkar Kabupaten Sijunjung digelar pada Selasa (17/4/2018) di salah satu hotel di Padang, Suhardi Can Wakil sekretaris pemenangan pemilu DPD I Golkar Sumbar mencalonkan sebagai Ketua DPD II Golkar Sijunjung. Dari delapan kecamatan yang diundang memberikan hak suara, ada enam kecamatan yang datang, dan memilih secara aklamasi Suhardi Can.

Suhardi Can menjabat ketua DPD Golkar Sijunjung periode 2015-2020 menggantikan Arrival Boy sebagai Ketua DPD Golkar Sijunjung. Berkat kesabaran dan keteguhan hati akhirnya berhasil menjabat Ketua DPD Golkar.
Suhardi Can terpilih secara sah waktu Musda di Padang mendapatkan ucapan selamat dari berbagai kalangan termasuk Jhon Keneddy Azis anggota DPR-RI dari Golkar.

Musda ulang dihadiri oleh Ketua Bidang Pertahanan Keamanan DPP Partai Golkar Zulhendri Hasan dan Ketua DPD I Partai Golkar Sumbar Hendra Irwan Rahim.
Suhardi Can Ketua DPD Golkar Sijunjung menyatakan Golkar di Sijunjung menargetkan raih tujuh kursi di Pemilihan Legislatif (Pileg) Tahun 2019.

“Saat ini 5 kursi DPRD Sijunjung,namun untuk Pileg 2019 ditargetkan raih tujuh kursi DPRD,”kata Suhardi Can.
Ia menjelaskan, kewajiban bagaimana untuk memenangkan Golkar di Kabupaten Sijunjung.
“Saya sebagai ketua terpilih hasil Musda, merasa berkewajiban untuk menangkan Golkar di Sijunjung pada Pileg 2019. Sehingga kita dapat menampung aspirasi rakyat yang selama ini masih terabaikan,” ungkap Suhardi.
Sejak reformasi Partai Golkar di Kabupaten Sijunjung selalu menang. “Ini tanggungjawab besar diembang sebagai ketua DPD Golkar Sijunjung untuk meraih suara terbanyak di Pileg 2019,targetnya tujuh kursi,”jelas Suhardi Can biasa di panggil Welly.

Sebagai ketua terpilih Suhardi Can merangkul Arrival Boy yang selama ini telah berjuang membesarkan Golkar di Kabupaten Sijunjung.
“Secara pribadi, saya tidak ada masalah dengan ketua lama (Arrival Boy). Saya akan menjalin komunikasi kembali. Kita tidak akan membuang kader. Dan kami berusaha untuk kembali merangkulnya,” kata Suhardi Can.
Ia menyatakan, dalam waktu dekat merangkul kader-kader Golkar yang ada di 8 kecamatan Kabupaten Sijunjung.
“Konsildasi harus dijalankan dengan melakukan pertemuan seluruh kader untuk memperkuat kantong-kantong suara di 8 Kecematan Kabupaten Sijunjung,”katanya.

Kader-kader DPD Golkar roadshow dalam satu minggu untuk melakukan kunjungan di 8 Kecamatan yang ada di Kabupaten Sijunjung. Mereka ini dibagi secara giliran untuk kunjungan di 8 kecamatan Kabupaten Sijunjung. Kantong-kantong suara harus dijajaki kembali.
Sepert nagari Sijunjung dimana jumlah pemilib ada delapan ribuan, tidak ada satupun kader Golkar yang duduk sebagai anggota dewan. Ini menjadi cacatan bagaimana di nagari tersebut ada keterwakilan duduk sebagai anggota DPRD.

“Intinya delapan kecamatan Kabupaten Sijunjung ada keterwakilan partai Golkar untuk duduk aebagai anggota dewan,”tegas Suhardi Can.
Suhardi Can menambahkan,rencana mulai Mei hingga menjelang lebar idul fitri akan melakukan safari Ramadhan. Ini sudah tradisi Golkar melakukan safari Ramadhan di 8 kecamatan. Safari Ramadahan ini diikutkan anggota DPRD berasal dari Partai Golkar.

Dalam safari Ramadhan akan menampung aspirasi masyarakat selanjutkan diteruskan oleh anggota dewan partai Golkar. “DPRD nantinya akan membicara dengan pemerintah bagaimana mensejahterakan perekonomian masyarakat Kabupaten Sijunjung,”imbuhnya.
Suhardi Can bersama Presiden Joko Widodo. Suhardi Can Pernah menjadi Tim Pemenangan Pak Jokowi ketika mencalonkan sebagai Presiden berpasangan dengan Jusuf Kalla.

Mengenai struktur kepengurus DPD Golkar Kabupaten Sijunjung periode 2015-2020 akan mengikuti aturan partai. “Kita sesuaikan dengan strukutur di DPP. Kader Golkar di 8 kecamatan akan di masukan dalam kepengurusan DPD Golkar untuk memperkuat kantong-kantong suara partai agar target 7 kursi di Pileg 2019 tercapai,”ungkapnya.
Sementara itu Iwan Hendra Rahim Ketua DPD I Golkar Sumbar menyatakan,Suhardi Can terpilih sebagai ketua DPD Golkar Sijunjung hasil Musyawarah Daerah (Musda) ulang digelar di Padang.
“Musda sudah selesai dan tidak keributan, hasilnya Suhardi Can terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD Golkar Sijunjung,”katanya.

Ada tugas berat yang harus dilakukan Suhardi Can sebagai Ketua DPD Golkar Sijunjung yakni bagaimana memenangkan Partai Golkar di Kabupaten Sijunjung.
“Partai Golkar di Sijunjung untuk Pileg 2019 harus meraih suara terbanyak. Saya yakni ditangan pimpinan baru suara partai Golkar di Kabupaten Sijunjung akan menang di Pileg 2019,”ungkap Iwan Hendra Rahim.
Tempat terpisah Ketua Pertahanan dan Keamanan DPP Golkar Pusat, Zulhendri Hasan menyatakan, semua kader Partai Golkar mulai dari kecamatan, kabupaten kota, provinsi hingga DPP wajib mengindahkan kebijakan yang dibuat.

“Kalau ada di antara kader itu tidak mau melaksanakan kebijakan DPP itu maka dia dikenai tindakan indispliner,”katanya.
Zulhendri sangat menyesalka kejadian yang terjadi aksi pengerusakan di kantor DPD I Golkar Sumbar pada Minggu (15/4/2018).
“Sangat disesalkan waktu Musda DPD Golkar Sijunjung di Padang terjadi aksi perusakan kantor DPD Golkar Sumbar. Tindakan pengerusakan jika dilakukan kader partai Golkar merupakan tindakan yang indisipliner,”tegasnya.
Ia menyatakan,Suhardi Can sah terpilih sebagai Ketua DPD Golkar ketika Musda pada (17/4) di gelar di Kota Padang.
“Secara aklamasi Suhardi Can terpilih jadi Ketua DPD Golkar Sijunjung,”katanya.

Baca juga : DPP Golkar Akan Ambil Langkah Bijak Soal Dinamika di DPD Sijunjung Sumbar

Sedangkan kepengurusan DPD II Golkar Sijunjung di bawah Arrival Boy sebelumnya sudah demisioner. Untuk melaksanakan musda, harus dipimpin oleh Ketua DPD I Provinsi Sumatera Barat.
Musda yang telah digelar pada 6 September 2017 oleh DPD Sijunjung sebelumnya oleh DPP dinyatakan tidak sah karena tidak sesuai AD/ART partai sehingga harus dilakukan Musda ulang.
“Kalau ada di antara kader yang tidak terima cara yang demikian silakan menyampaikan penolakannya secara mekanisme partai, bukannya melakukan tindakan anarkis,”tegas Zulhendri. (Sumber)