Golkar Sumut Ajak Kaum Perempuan Pilih Eramas

Andi Suyatno

Golkar Sumut Ajak Kaum Perempuan Pilih Eramas

Mental kaum perempuan lebih tahan uji ketimbang laki-laki. Bahkan peranan perempuan mampu menjadi instrumen sosialisasi mengajak warga untuk datang ke TPS menggunakan hak pilihnya pada Pilgubsu 27 Juni 2018 dan Pileg 2019 nanti.Demikian salah satu isi Majelis Taklim Irsyadudahiliyah dan Pengajian Al Hidayah Golkar Medan Kota, Senin (26/3/2018) di Majelis Taklim Jalan Pencak Medan.

“Kalau ibu-ibu dan kaum perempuan sudah bergerak, maka Sumut akan lebih berkemajuan dan bermartabat,” kata Ketua BKMT Medan Kota Ernawati di hadapan 400-an jamaah pengajian yng hadir.
“Sosialisasi datang ke TPS ini tentu bisa meningkatkan partisipasi pemilih. Ini berdampak positif bagi demokrasi. Saya yakin perempuan-perempuan di Sumut akan lebih bermartabat lagi jika perempuan peduli dengan Sumut,” timpal Ernawati.

Dalam menentukan pilihan nanti, dia berharap Al Hidayah dan Majelis Taklim bisa mendukung perjuangan pasangan yang peduli dengan kemaslahatan demi kaum perempuan yang bermartabat.
Menurutnya, Pasangan Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah (Eramas) menjadi tumpuan kaum hawa di Sumut bisa lebih bermartabat.

“Jangan ada lagi perempuan yang tak bisa bersalin karena ketiadaan biaya, jangan ada lagi perempuan menangis di kantor polisi dan kami harapkan itu dari ketegasan Bapak Edy Rahmayadi saat terpilih nanti. Kami juga mendukung penuh Bapak Irham Buana Nasution dalam pencalonan anggota DPRD Sumut nanti dan berharap bapak bisa memperjuangkan hak-hak perempuan di Sumut,. Dukungan ini tanpa pamrih Pak,” kata Ernawati di hadapan Sekretaris Golkar Sumut Irham Buana Nasution SH MHum.

Menjawab hal itu, Irham Buana mengaku bersyukur bisa mendapat dukungan penuh dari kaum perempuan.
Dia mengajak seluruh perempuan partai pengusung Eramas bersatu.

“Strong together. Makin kuat jika bersama-sama,” kata Irham.
Irham menegaskan, makna Sumut bermartabat itu situasi bahwa perempuan di Sumut tidak ada yang menangis lagi.
“Tidak ada lagi perempuan buta huruf di Sumut. Jangan ada lagi perempuan melahirkan tanpa biaya. Serta tidak ada lagi perempuan yang jadi korban perdagangan manusia,” tegas mantan Ketua KPU Sumut dua periode itu.
Tentu kata Irham, cita-cita itu bisa berjalan berbarengan dengan empat gerakan Partai Golkar yang lebih dikenal dengan program 4G.

“Yakni sembako murah, lapangan kerja mudah, perumahan yang layak serta revolusi industri. Ini tentunya berkaitan dengan cita-cita bahwa Golkar peduli kesehatan dan pendidikan kaum perempuan,” kata Irham. [GoAceh]