Legowonya Ade Angga Muluskan Manuver Awal Tahun Golkar Duetkan Syahrul dan Rahma di Pilkada Tanjungpinang 2018

Andi Suyatno

ade angga

Berita Politik – Di awal tahun 2018 ini, manuver mengejutkan dibuat oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golongan Karya (Golkar) Kota Tanjungpinang, dalam Pilkada Tanjungpinang 2018 nanti. Partai Golkar memutuskan untuk memasangkan Syahrul dan Rahma sebagai bakal calon walikota dan wakil walikota Tanjungpinang.

Rahma sendiri adalah politisi Partai Demokrasi Iindonesia Perjuangan (PDIP) dan saat ini ia menjabat anggota DPRD Kota Tanjungpinang.

Keputusan tersebut disampikan oleh Ade Angga, Ketua DPD II Golkar Kota Tanjungpinang, Selasa (2/1/2018).

Menurut Ade, keputusan mendukung duet Syahrul-Rahma sudah final ditingkat DPD II. Pihaknya pun sudah menyampikan hasil tersebut kepada DPD I dan DPP Partai Golkar.

“Golkar sudah memutuskan mendukung Syahrul-Rahma sebagai pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang 2018,” katanya.

Lalu bagaimana partai lain yang tergabung dalam Koalisi Anak Pinang?

Ade menjelaskan, Koalisi Anak Pinang tetap dan tidak dibubarkan. Bahkan dia optimistis, partai lain yang tergabung dalam koalisi tersebut bisa bersama-sama mendukung keputusan tersebut.

Hal ini juga sudah dibicarakan diinternal koalisi.

Adapaun partai politik yang tergabung dalam koalisi Anak Pinang yakni Partai Golkar, Demokrat, PPP dan PKPI.

Sementara, Syahrul yang saat ini menjabat Wakil Walikota Tanjungpinang juga Ketua Partai Gerindra Kepri sudah menyetujui keputusan Golkar tersebut.

Ade Angga sendiri pada awalnya diusung Koalisi Anak Pinang untuk maju sebagai Calon Wakil Walikota mendampingi Syahrul.

Namun Ade mengatakan, keputusan awal tersebut masih fleksibel karena politik berjalan dinamis.

Sebagai politisi, Ade Angga sendiri mengaku sangat legowo dengan keputusan tersebut.

Menurutnya, Golkar melihat duet Syahrul-Rahma sangat ideal untuk memenangkan Pilkada Kota Tanjungpinang 2018.

Bahkan dia memperkirakan duet tersebut bisa mengungguli pasangan calon lainnya yakni Lis Darmansyah-Maya Suryanti.

“Bu Rahma sudah banyak berbuat di masyarakat. Aktif di masyarakat. Dia juga merupakan Perempuan Antikorupsi yang juga sebagai tokoh kaum perempuan,” katanya.

Munculnya nama Rahma, kata Ade, juga berdasarkan masukan banyak pihak. “Pak Syahrul sudah OK, Insyaalah tanggal 8 (Januari) Deklarasi,” katanya.